
BANJARBARU – Langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat ditunjukkan oleh Kepolisian Resor (Polres) Banjarbaru. Menggandeng pihak perbankan, Polres Banjarbaru secara aktif memfasilitasi para petani jagung pipil di wilayah hukumnya untuk mendapatkan akses modal usaha melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank BRI, Selasa (02/06/2026).
Program fasilitasi ini lahir dari hasil dialog penyerapan aspirasi masyarakat yang kerap dilakukan personel Polres Banjarbaru di lapangan.
Banyak petani jagung pipil potensial yang mengeluhkan keterbatasan modal untuk membeli bibit berkualitas, pupuk, serta alat penunjang pertanian yang memadai.
Kapolres Banjarbaru Akbp Pius X Febry Aceng Loda, S.I.K, M.H menyatakan bahwa peran kepolisian saat ini tidak hanya terbatas pada menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga ikut andil dalam mengawal roda perekonomian dan ketahanan pangan warga.
”Jika kesejahteraan petani meningkat dan ekonomi mereka stabil, maka potensi gangguan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) secara otomatis akan menurun. Melalui fasilitasi KUR BRI ini, kami hadir menjembatani para petani agar mendapatkan modal kerja yang aman, legal, dan dengan bunga yang sangat ringan,” ungkap Kapolres.
Dalam pelaksanaannya, Polres Banjarbaru melalui fungsi terkait (seperti Sat Binmas dan para Bhabinkamtibmas) membantu mengidentifikasi kelompok tani yang membutuhkan stimulus modal. Pihak kepolisian kemudian mendampingi proses verifikasi bersama tim dari Bank BRI agar penyaluran kredit tepat sasaran dan bebas dari pungutan liar.
Perwakilan dari Bank BRI menyambut baik inisiatif Polres Banjarbaru. Sinergi ini dinilai sangat membantu perbankan dalam menjangkau para petani yang selama ini kesulitan atau sungkan mengakses layanan perbankan secara mandiri (unbankable).
Bantuan permodalan KUR ini diarahkan untuk mendukung produktivitas komoditas jagung pipil, yang saat ini menjadi salah satu pilar pasokan pakan ternak dan konsumsi yang strategis di Kalimantan Selatan.
Para petani yang hadir dalam sosialisasi dan penyerahan fasilitas ini menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian polri. Dengan modal yang cair, mereka kini dapat mengoptimalkan lahan sisa, meningkatkan kuantitas panen, dan memperbaiki kualitas pipilan jagung agar bernilai jual lebih tinggi di pasar.