29/06/2026
Sharing

BANJARBARU – Guna memastikan roda perekonomian desa berjalan jujur dan transparan, jajaran Bhabinkamtibmas Polres Banjarbaru mengambil langkah proaktif dengan menyambangi para petani dan pelaku usaha kelapa sawit di tingkat desa. Senin (29/06/2026)

 

Langkah ini diambil untuk memberikan edukasi mendalam mengenai pentingnya penggunaan tabel rafaksi dalam transaksi jual beli hasil bumi.

 

​Tabel rafaksi—yang merupakan panduan potongan berat atau harga berdasarkan kualitas komoditas (seperti kadar air atau kotoran)—sering kali memicu kesalahpahaman antara petani dan pihak pengepul atau pabrik.

 

Kehadiran personel Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat bertujuan untuk menjembatani hal tersebut, sekaligus mencegah potensi konflik sosial akibat ketidakbukan informasi harga.

 

Rafaksi adalah potongan atau pengurangan terhadap komoditas yang diserahkan karena kondisinya tidak memenuhi standar kualitas yang diperjanjikan (misalnya buah sawit terlalu muda, tangkai terlalu panjang, atau kadar air terlalu tinggi).

 

​Dalam kegiatannya, Bhabinkamtibmas menjelaskan secara humanis bahwa tabel rafaksi bukan alat untuk merugikan petani, melainkan standarisasi adil agar kedua belah pihak sama-sama diuntungkan. Petani didorong untuk meningkatkan kualitas panen agar potongan rafaksi semakin kecil, sementara pembeli diingatkan untuk menetapkan potongan secara jujur sesuai regulasi yang berlaku.

 

​Melalui edukasi ini, Polres Banjarbaru berharap dapat menciptakan iklim usaha yang kondusif, mencegah praktik kecurangan, serta menjaga stabilitas kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) di sektor penguatan ekonomi kemandirian desa.

 

 

#swasembadapangan

#ketahananpangan

#poldakalsel

#polresbanjarbaru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *