
BANJARBARU – Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Banjarbaru terus bergerak masif dalam upaya pencegahan peredaran gelap narkotika di kalangan pelajar. Kali ini, tim penyuluh menyambangi para siswa dan siswi di SMP Negeri 6 Banjarbaru untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai bahaya laten narkoba sejak usia dini, Selasa (5/5/2026).
Pencegahan Dini di Tingkat Sekolah Menengah
Kegiatan yang dilaksanakan di aula sekolah ini bertujuan untuk memberikan “vaksin” ideologi dan pengetahuan kepada para siswa agar tidak terjerumus dalam lingkaran hitam narkotika. Mengingat usia remaja merupakan masa transisi yang rentan terhadap pengaruh lingkungan, Polres Banjarbaru memandang perlu adanya edukasi yang intensif.
Dalam materinya, personel Sat Resnarkoba menjelaskan secara mendetail mengenai:
Jenis-jenis Narkoba: Mengenali bentuk dan modus operandi peredarannya yang kini sering disamarkan dalam bentuk jajanan atau barang sehari-hari.
Dampak Kesehatan: Kerusakan permanen pada sistem saraf pusat dan organ tubuh lainnya.
Aspek Hukum: Penjelasan mengenai UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, agar siswa memahami konsekuensi hukum yang sangat berat bagi penyalahguna maupun pengedar.
Kapolres Banjarbaru Akbp Pius X Febry Aceng Loda, S.I.K, M.H melalui Kasat Resnarkoba AKP Ahmad Denny Juniansyah, S.Tr.K., S.I.K menyampaikan bahwa sosialisasi ke sekolah-sekolah merupakan program prioritas untuk mewujudkan Banjarbaru Bersinar (Bersih Narkoba).
”Pelajar adalah aset bangsa. Kami tidak ingin masa depan mereka hancur hanya karena mencoba-coba barang haram tersebut. Melalui penyuluhan ini, kami mengajak mereka menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing,” ungkapnya.
Suasana penyuluhan berlangsung interaktif. Para siswa diajak berdialog dan diberikan kesempatan bertanya mengenai cara menolak ajakan teman (peer pressure) serta bagaimana cara melaporkan jika melihat ada aktivitas mencurigakan di sekitar tempat tinggal mereka.
Dukungan Pihak Sekolah
Kepala SMP Negeri 6 Banjarbaru memberikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran jajaran Polres Banjarbaru. Menurut pihak sekolah, edukasi langsung dari aparat penegak hukum memberikan kesan yang lebih kuat dan nyata bagi para siswa dibandingkan hanya sekadar membaca teori di buku pelajaran.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan para siswa SMPN 6 Banjarbaru memiliki ketahanan diri yang kuat (self-resilience) untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba demi meraih cita-cita di masa depan.