20/04/2026
Sharing

BANJARBARU – Kebakaran yang melanda Mapolres Banjarbaru pada Rabu (6/8) malam lalu menimbulkan kerugian materiel besar.

Tiga ruangan utama yang terbakar—yakni Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), ruang Humas, serta gudang logistik Sat Samapta—menyebabkan inventaris kepolisian senilai Rp3,19 miliar ludes.

Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda melalui Kasi Humas Polres Banjarbaru Ipda Kardi Gunadi mengatakan peristiwa bermula sekitar pukul 20.15 Wita ketika asap keluar dari plafon ruang SPKT.

“Api dengan cepat membesar dan menjalar ke ruang Humas serta gudang logistik yang berada satu atap. Meski mobil water cannon sempat dikerahkan, kobaran api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.30 Wita setelah tim Damkar dan BPK Banjarbaru turun tangan,” jelasnya, Selasa (19/8).

Beruntung, ujar Ipda Kardi, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, sejumlah fasilitas vital yang digunakan untuk pelayanan masyarakat hangus terbakar.

“Di ruang SPKT, tujuh unit komputer, printer, tiga AC, hingga kulkas dilaporkan rusak total,” sebutnya.

Untuk kerugian terbesar terjadi di gudang logistik Sat Samapta. Peralatan pengendalian massa seperti 200 tameng, 200 helm dalmas, 150 rompi level 1, hingga 300 tabung gas air mata musnah dilalap api.

“Total kerugian di bagian ini ditaksir mencapai Rp1,83 miliar,” cetusnya.

Selain itu, ruang Humas kehilangan lima unit monitor TV, sementara bagian Identifikasi Sat Reskrim kehilangan perangkat digitalisasi sidik jari AK23 dan perlengkapannya senilai Rp638 juta. Kerugian pada bangunan serta meubelair diperkirakan Rp425 juta.

“Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan tim identifikasi Polres Banjarbaru bersama Polda Kalsel menyimpulkan kebakaran diduga disebabkan insulasi kabel yang rusak atau terkelupas (diduga kabel telah usang / daluwarsa) hingga menyebabkan percikan arus listrik keluar dan bersentuhan dengan material bangunan hingga menyebabkan terjadinya kebakaran,” ungkapnya.

Kendati begitu, Ipda Kardi memastikan pelayanan masyarakat tetap berjalan. “Fokus kami saat ini memastikan pelayanan publik di Polres Banjarbaru tetap berjalan meski banyak peralatan hangus terbakar,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *