
BANJARBARU – Sebagai upaya membentengi generasi muda dari pengaruh negatif, jajaran Polres Banjarbaru menggelar kegiatan sosialisasi dan pemberian materi edukasi di SMK Garuda Mahardika (GAMA) Banjarbaru. Senin (04/05/2026)
Kegiatan ini fokus pada tiga isu krusial: pencegahan penyalahgunaan narkoba, penanggulangan kenakalan remaja, dan etika tertib berlalu lintas.
Membangun Generasi “Bersinar” (Bersih Narkoba)
Tim sosialisasi dari Satresnarkoba Polres Banjarbaru memberikan pemaparan mendalam mengenai jenis-jenis narkotika baru yang kerap menyasar kalangan pelajar. Siswa-siswi SMK GAMA diberikan edukasi mengenai dampak buruk narkoba tidak hanya bagi kesehatan fisik dan mental, tetapi juga konsekuensi hukum yang sangat berat.
”Kami ingin para siswa memiliki daya tangkal yang kuat. Katakan tidak pada narkoba sejak dalam pikiran. Jangan sampai masa depan yang cerah hancur hanya karena rasa penasaran sesaat,” tegas salah satu personel pemateri dari Polres Banjarbaru.
Edukasi Kamtibmas dan Kenakalan Remaja
Selain narkoba, perhatian khusus diberikan pada fenomena kenakalan remaja seperti aksi tawuran, bullying (perundungan), hingga penyalahgunaan media sosial. Pihak Kepolisian menekankan pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang positif dan melaporkan segala bentuk tindak kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah.
Etika Berkendara di Jalan Raya Mengingat mobilitas pelajar SMK yang cukup tinggi menggunakan kendaraan bermotor, Satlantas Polres Banjarbaru turut memberikan materi tentang Safety Riding.
Poin-poin penting yang disampaikan meliputi:
Kewajiban memiliki SIM dan kelengkapan surat kendaraan. Penggunaan helm standar SNI secara benar. Larangan penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis (knalpot brong). Pentingnya etika dan kesantunan saat berbagi jalan dengan pengendara lain.
Kepala Sekolah SMK GAMA Banjarbaru menyambut baik inisiatif Polres Banjarbaru ini. Menurutnya, kehadiran Polri ke sekolah (Police Goes to School) memberikan dampak psikologis yang positif bagi siswa, sehingga mereka merasa diawasi sekaligus dilindungi.
Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana para siswa tampak antusias berdialog langsung dengan petugas kepolisian mengenai berbagai persoalan hukum dan keamanan di Kota Banjarbaru. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan tercipta lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan bebas dari pengaruh barang haram.